MALAM
Hijaunya tanah yang tak berwarna
Merah kuning yang kelabu
Terang oleh lampu bulan dan bintang
Duduk bersama berlatarkan matahari
Terhamparlah bayang gelombang
Bukan hambar rasanya
Tidak pula pudar warnanya
Namun segarnya terasa
Kini aku terlempar
Oleh debu pasir hitam
Kini aku terhanyut
Oleh biru warna angin
Lalu aku terbius
Oleh tikaman angan damai
Hari ini
Jika telah lelah matahari
Terbukalah beribu pintu
Pintu hidup berjeruji jernih
Duhai malam
Bapak pengaruh manusia
Pemberi kesempatan hadirnya mimpi
Yang datang terjemput embun pagi
Nan hilang oleh putaran jarum
Sebagai penghujung kisah hari ini
Duhai sahabat bintang bintangku
Sebagian kecilku olehmu
Olehmulah ku teringat
Olehmulah ku terfikir
Olehmulah ku tertegun
Dan olehmulah tergoresnya tinta hitam ini
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI
Hijaunya tanah yang tak berwarna
Merah kuning yang kelabu
Terang oleh lampu bulan dan bintang
Duduk bersama berlatarkan matahari
Terhamparlah bayang gelombang
Bukan hambar rasanya
Tidak pula pudar warnanya
Namun segarnya terasa
Kini aku terlempar
Oleh debu pasir hitam
Kini aku terhanyut
Oleh biru warna angin
Lalu aku terbius
Oleh tikaman angan damai
Hari ini
Jika telah lelah matahari
Terbukalah beribu pintu
Pintu hidup berjeruji jernih
Duhai malam
Bapak pengaruh manusia
Pemberi kesempatan hadirnya mimpi
Yang datang terjemput embun pagi
Nan hilang oleh putaran jarum
Sebagai penghujung kisah hari ini
Duhai sahabat bintang bintangku
Sebagian kecilku olehmu
Olehmulah ku teringat
Olehmulah ku terfikir
Olehmulah ku tertegun
Dan olehmulah tergoresnya tinta hitam ini
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI

Posting Komentar