Datang dan Pulang Dari PadaMU
Manusia hangat yang kemarin
Akankah dia?
Apakah ia?
Yang Engkau datangkan untukku Tuhan?
Peri kah ia? Malaikatkah dia?
Bulankah itu? Inikah matahari?
Karena ku tersenyum olehnya
Karena ku terlindungi olehnya
Karena ku tersinari olehnya
Karena ku terhangatkan olehnya
Hanya bagai mawar sajakah dia datang?
Sampai dengan kuda jantannya
Membelenggu kala keterpakuan ada
Membawa panah pada matanya
Dengan tangan tangan tangguh berperisai
Pisau pembelah surya malam malamku
Namun Tuhan…
Jangan Kau anugrahkan jua
Jika tuk terbagi denganku
Hanyalah setitik jarum melahkah
Kini sekarang ia disana Tuhan
Tenang terbawa pulang
Walau terlajur tertambat semua rasa
Meski kan jadi kenangan abadi
Tahulah aku siapakah dia
Mengertilah aku untuk apa dia
Kini tersadar bahwa ia…
Datang dan pulang dari padaMU
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI
Manusia hangat yang kemarin
Akankah dia?
Apakah ia?
Yang Engkau datangkan untukku Tuhan?
Peri kah ia? Malaikatkah dia?
Bulankah itu? Inikah matahari?
Karena ku tersenyum olehnya
Karena ku terlindungi olehnya
Karena ku tersinari olehnya
Karena ku terhangatkan olehnya
Hanya bagai mawar sajakah dia datang?
Sampai dengan kuda jantannya
Membelenggu kala keterpakuan ada
Membawa panah pada matanya
Dengan tangan tangan tangguh berperisai
Pisau pembelah surya malam malamku
Namun Tuhan…
Jangan Kau anugrahkan jua
Jika tuk terbagi denganku
Hanyalah setitik jarum melahkah
Kini sekarang ia disana Tuhan
Tenang terbawa pulang
Walau terlajur tertambat semua rasa
Meski kan jadi kenangan abadi
Tahulah aku siapakah dia
Mengertilah aku untuk apa dia
Kini tersadar bahwa ia…
Datang dan pulang dari padaMU
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI

Posting Komentar