KEBOHONGAN
Masaku...
Hati yang kemarin itu
Ku paksakan untuk diam dan beku
Tak ku gerakkan untukmu
Biarlah kebekuan itu ada
Agar dia tetap diam tak merasa
Kebohongan...
Hadir untukku dan untukmu
Untukmu kasih...
Ku hantarkan hehampaan ku ini
Untukmu dan dirinya bersama
Yang bersama membuat hujanku
Kau tahu ini?
Ini perih rasanya
Dari jauh kau lempar segalanya
Sungguh mawar yang berduri
Pantai di selatan sana
Adalah temanku di utara
Adalah sesuatu yang ke tanya
Sudah apa kau disana
Iya...
Aku sudah menang
Aku sudah bisa bangga sekarang
Aku sudah bisa berbohong pamu
Tapi hati yang mencintaimu tidak
Dia tetap tak rela
Meski tetap dalam dingin kelabu
Matahari pun percayaimu
Embun hati kian yakin dan bersaksi
Jiwaku berjalan beriring bersama jiwamu
Memanglah semestinya hati
Pecaya akan erat genggamanmu
Tak kan cukup lagi untuknya
Melukis sinarnya di hatimu
Hanya satu hati diriku
Milikmu...
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI
Masaku...
Hati yang kemarin itu
Ku paksakan untuk diam dan beku
Tak ku gerakkan untukmu
Biarlah kebekuan itu ada
Agar dia tetap diam tak merasa
Kebohongan...
Hadir untukku dan untukmu
Untukmu kasih...
Ku hantarkan hehampaan ku ini
Untukmu dan dirinya bersama
Yang bersama membuat hujanku
Kau tahu ini?
Ini perih rasanya
Dari jauh kau lempar segalanya
Sungguh mawar yang berduri
Pantai di selatan sana
Adalah temanku di utara
Adalah sesuatu yang ke tanya
Sudah apa kau disana
Iya...
Aku sudah menang
Aku sudah bisa bangga sekarang
Aku sudah bisa berbohong pamu
Tapi hati yang mencintaimu tidak
Dia tetap tak rela
Meski tetap dalam dingin kelabu
Matahari pun percayaimu
Embun hati kian yakin dan bersaksi
Jiwaku berjalan beriring bersama jiwamu
Memanglah semestinya hati
Pecaya akan erat genggamanmu
Tak kan cukup lagi untuknya
Melukis sinarnya di hatimu
Hanya satu hati diriku
Milikmu...
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI
