KAKAK
Ukiran sejuta kata terlihat
Yang sedang tenang di bawah sinar
Memberiku senyum dan dekapan
Kapan pun ku mau
Kala ku tertawa dalam mimpi
Engkau terjaga tuk menemani
Tiupkan satu sisi dari sisi
Teteskan air suci dari beribu doa
Itulah kakak…
Sang pemberi jalan untukku
Memotong mendung demiku
Mendorong dan menggandengku
Kakak…
Semoga kelam tak pernah hadir
Agar ku selalu mendapat
Menuju mentari bersamamu
Ku mohon Sang penerang malam
Hadirkan sutra untuknya
Hapuskan cela yang tertuang
Dan rajutkan selimut iman untuknya
Tuhan…
Biarkan angin tetap membawaku
Selalu berada dalam peluknya
Berikanku kasih sepanjang masa
Dalam hangatnya tatapan
Terngiang kata yang memeras hati
Menuikan sebuah bingkisan kalbu untukku
“Dik, Kakak menyayangimu…”
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI
Ukiran sejuta kata terlihat
Yang sedang tenang di bawah sinar
Memberiku senyum dan dekapan
Kapan pun ku mau
Kala ku tertawa dalam mimpi
Engkau terjaga tuk menemani
Tiupkan satu sisi dari sisi
Teteskan air suci dari beribu doa
Itulah kakak…
Sang pemberi jalan untukku
Memotong mendung demiku
Mendorong dan menggandengku
Kakak…
Semoga kelam tak pernah hadir
Agar ku selalu mendapat
Menuju mentari bersamamu
Ku mohon Sang penerang malam
Hadirkan sutra untuknya
Hapuskan cela yang tertuang
Dan rajutkan selimut iman untuknya
Tuhan…
Biarkan angin tetap membawaku
Selalu berada dalam peluknya
Berikanku kasih sepanjang masa
Dalam hangatnya tatapan
Terngiang kata yang memeras hati
Menuikan sebuah bingkisan kalbu untukku
“Dik, Kakak menyayangimu…”
By : AISYAH KARTIKA SUKMAWATI

Posting Komentar